Tampilkan postingan dengan label Pelangiku Mengagumkan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelangiku Mengagumkan.. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

Selamat Menjadi Dirimu yang Baru, Pelangi.

Fajar semakin matang menjadi mentari, semakin bercahaya seiring berjalannya waktu. Begitupun dirimu, Pelangiku.
         
Mentari hari ini tersenyum lebih manis dari biasanya. Mungkin ia turut bahagia menyambut harimu yang baru. Subhanallah, bahkan semesta pun turut menyambut harimu yang baru. Luar biasa bukan?
                Aku selalu suka panorama pagi. Selalu kagum akan keindahannya yang menawan. Indah.. seperti indahnya senyum pelangiku di saat jumpa. Pagi ini adalah puncak dari segala keindahan itu karena pada hari ini pelangiku di langit sana sedang berbahagia menyambut harinya yang baru. Tentu akan bahagia sekali jika pagi ini aku bisa menemaninya, tapi sayang jarak bumi yang aku tinggali cukup jauh dari pelangiku. Meskipun mata tidak saling menatap biarlah pagi ini yang menyatukan kebahagiaan kami.
                Seiring usiamu yang semakin matang, banyak sekali yang kau ajarkan padaku tentang hidup. Kau mengajariku arti ketulusan dari keindahan  yang tak pernah minta balasan, kau mengajariku arti kelembutan dari lembutnya sinar yang kau pancarkan, kau meyakinkanku akan adanya keindahan setelah kegelapan dari hadirmu setelah hujan. Oleh sebab itulah, hingga saat ini aku sangat mengagumimu. Aku bahagia bisa mengagumimu meski kamu tak pernah tahu. Satu yang harus kamu tahu, perjalanan yang akan kamu tempuh selanjutnya jauh dan melelahkan. Aku tidak berjanji aku akan selalu membantu menyelesaikan setiap kelelahanmu, tapi aku berjanji akan menemanimu bertahan melewati kelelahan itu. You can keep my word, insya Allah. ^^v
                Selamat menjadi dirimu yang baru, Pelangiku. Semoga bertambah keindahanmu, semoga harimu makin indah, dan semoga pancaran keindahanmu mendatangkan berkah. Aamiin.

Surakarta, 23 Oktober 2012


Rainbow’s  admirer,

readmore »»  

Senin, 20 Agustus 2012

Pelangiku Begitu Mengagumkan


Assalaamu’alaikum, Pelangi…
Sudah hampir tiga bulan ya kita tak bertemu. Aku rindu, ups hehe.
Kemarin kamu sms aku, seperti biasa aku selalu senyum sendiri barang 5-10 menit haha. Konyol ya? Gapapa deh.
Emang sih sms-nya gak khususon tapi aku cukup bahagia, makasih ya atas kebahagiaan itu.
Kasih tau gak ya? Kasih tau deh he.
Sebelumnya aku gak pernah lho mengagumi seseorang hingga seperti ini. Dari senyum-senyum sendiri sampai nangis sendiri. Mungkin terkesan lebay tapi, emang gitu kenyataannya.
Menunggu itu membosankan, semua orang tau itu. Tapi, untuk menunggumu insya Allah aku bersedia. Selama masa tunggu itu, aku akan tetep dukung kamu untuk jadi pengusaha seperti yang kamu cita-citakan insya Allah. Doaku akan selalu menyertaimu.
Aku mencintaimu, oleh karenanya namamu selalu terpatri dalam setiap doa dan sujud panjangku. Semoga engkaupun seperti itu.


Masih dalam suasana Aidil Fitri yang damai
Tasikmalaya, 20 Agustus 2012

readmore »»  

Kamis, 02 Agustus 2012

Cerita Bagaimana Aku Mengagumimu, Pelangi.



Pelangi, hari ini 2 agustus 2012 tepat  dua bulan kita tak berjumpa. Kamu baik-baik saja kan di langit sana? Walau lama tak berjumpa, kekagumanku padamu tak pernah berkurang sedikitpun. 
                Pelangi, mungkin kau belum tau atau mungkin tak ingin tau. Tak apa. Aku akan setia menunggumu sampai Tuhan menyuruhku berhenti. ^^
                Pelangi, maukah kau dengar ceritaku? Cerita bagaimana aku bisa mengagumimu. Tapi, jangan katakan ini pada siapapun ya? Cukup Allah, aku, dan kamu yang tau. Oke. 
Awal tahun 2011 seingatku, aku melihatmu untuk pertama kali. Ya tentu saja melalui perantara hujan aku bisa melihatmu, pelangi. Saat itu kau duduk tepat di depanku, aku hanya bisa tertunduk sambil berusaha mengumpulkan keberanian untuk menegakkan tulang leher agar bisa menopang kepalaku. Ya akhirnya aku bisa menegakkan kepala tapi untuk menoleh ke arahmu aku tak bisa. Entahlah, aku sendiri tak mengerti apa yang sedang terjadi padaku kala itu.

Apakah ini yang dinamakan cinta? Aah kurasa bukan, karena aku tak termasuk  penganut paham “love at the first sight”. Sampai sekarang pun aku masih belum percaya, masa iya bisa jatuh cinta pada pandangan pertama? Pandangan itu identik dengan fisik, jika ada orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama berarti orang itu hanya mencintai fisik saja. Apakah itu yang dinamakan cinta? konyol sekali jika ada yang seperti itu. (nb : Kepada penganut paham ini mohon jangan tersinggung ya, ini hanya opini anak kecil yang belum tahu banyak tentang hal yang diopininya itu. hehe.)


                Pertemuan perdana denganmu itu sangat berkesan, Pelangi. Sungguh..
Sepertinya Tuhan menitipkan sesuatu pada dirimu yang bisa membuat saya terkagum-kagum bahkan sejak pertama bertemu. Sesuatu abstrak yang aku tak bisa menjangkaunya dengan nalarku. Mungkin jika kamu bertanya mengapa aku mengagumimu, aku akan mematung karena terlampau banyak hal yang aku kagumi darimu.

                Sejak pertemuan perdana itu, kita jadi sering bertemu. Ya iyalah wong kelas kita tetanggaan. ehehe. :D
Alhamdulillahnya, kekagumanku padamu masih bisa terkontrol dengan baik bahkan mungkin perlahan berkurang karena banyaknya aktivitas. Tapi, awal 2012 kalau gak salah. Bunga yang semula layu menjadi segar kembali bahkan tumbuh subur sampai saat ini. Mau tau kenapa bisa seperti itu? insya Allah kapan-kapan aku ceritakan. Sekarang aku lelah dan butuh istirahat.
Aku duluan ya, selamat istirahat Pelangiku..


readmore »»